Hari ini rasanya panjang.... Tapi nggak melelahkan...
He he he...
Tapi ngantuk sih iya...
XD
September 25, 2010
Hari Pertama Jadi OC GERIGI'10 ITS
GERIGI ITS --> Generasi Integralistik Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya.
Sebuah ajang Pengaderan Massal untuk mahasiswa baru 2010 yg LEGAL di ITS. Gabungan dari hampir seluruh jurusan di ITS.
Di sini, gk ada yg namanya arogansi jurusan atau fakultas. Semua jurusan di ITS bersatu, mengINTEGRAL.
Gak ada identitas jurusan atau fakultas. Hanya ada 1 identitas.
Jas almamater biru, wujud kebanggaan sebagai mahasiswa ITS yg bersatu.
GERIGI diadakan dari hari Jumat (24 Sept) sampai hari Minggu (26 Sept).
Well, itu pengertian singkat tentang GERIGI'10..
Aq pengennya cerita tentang peran dan kegiatanku di GERIGI'10.
Di kegiatan ini, aku dapat peran sebagai OC Acara.
Yah, istilah gampangnya panitia, lah...
Langsung aja dh... Aq gk ahli merangkai kata..
GERIGI hari pertama dimulai pukul 15.30. Lokasinya di Taman Alumni.
Acara ini diikuti sekitar 28 jurusan se-ITS. Tapi ada beberapa jurusan yang memang tidak bisa mengikutsertakan mabanya.
Seluruh peserta digabung dan dibagi menjadi 8 teritori, lalu masing-masing teritori di bagi menjadi 10 suku. Contoh: Teritori NTT (8), suku Nyama Selam (2).
Sebuah ajang Pengaderan Massal untuk mahasiswa baru 2010 yg LEGAL di ITS. Gabungan dari hampir seluruh jurusan di ITS.
Di sini, gk ada yg namanya arogansi jurusan atau fakultas. Semua jurusan di ITS bersatu, mengINTEGRAL.
Gak ada identitas jurusan atau fakultas. Hanya ada 1 identitas.
Jas almamater biru, wujud kebanggaan sebagai mahasiswa ITS yg bersatu.
GERIGI diadakan dari hari Jumat (24 Sept) sampai hari Minggu (26 Sept).
Well, itu pengertian singkat tentang GERIGI'10..
Aq pengennya cerita tentang peran dan kegiatanku di GERIGI'10.
Di kegiatan ini, aku dapat peran sebagai OC Acara.
Yah, istilah gampangnya panitia, lah...
Langsung aja dh... Aq gk ahli merangkai kata..
GERIGI hari pertama dimulai pukul 15.30. Lokasinya di Taman Alumni.
Acara ini diikuti sekitar 28 jurusan se-ITS. Tapi ada beberapa jurusan yang memang tidak bisa mengikutsertakan mabanya.
Seluruh peserta digabung dan dibagi menjadi 8 teritori, lalu masing-masing teritori di bagi menjadi 10 suku. Contoh: Teritori NTT (8), suku Nyama Selam (2).
September 24, 2010
Blooming and Blushing
Hmm..
Sebenarnya sih bingung mw nulis apa dan gimana..
Yg jelas sekarang nie aq lagi seneng banget..
Tadi Abie nelpon aq..
Yah, yg aq SENGAJA inget sih dy bilang kangen ama aq..
Hwaa..
Bahagia..
XD..
Aq juga kangen dy..
Juga sayang dy..
Tapi begitulah..
=)
Sebenarnya sih bingung mw nulis apa dan gimana..
Yg jelas sekarang nie aq lagi seneng banget..
Tadi Abie nelpon aq..
Yah, yg aq SENGAJA inget sih dy bilang kangen ama aq..
Hwaa..
Bahagia..
XD..
Aq juga kangen dy..
Juga sayang dy..
Tapi begitulah..
=)
September 21, 2010
BULAN DAN SERIGALA
Di suatu tempat..
Tinggallah seekor serigala yang selalu sendirian.
Di siang hari, sang serigala selalu dihajati mereka yang membencinya.
Karena itu, sang serigala lebih menyukai malam yang gelap.
Karena sang rembulan yang muncul di malam hari itu lah satu-satunya yang bersikap lembut padanya.
Walaupun ingin bersama sang rembulan, sang serigala tak bisa mencapainya, sekuat apapun ia menggapaikan tangan.
Lalu, sang serigala pun memulai perjalanan yang panjang.
Hari berganti hari..
Setiap pagi menjelang, sang serigala pun pergi bersembunyi.
Saat malam tiba, sekuat tenaga dia berusaha mengejar sang rembulan.
Meskipun demikian, tetap saja dia tak mampu mendekati sang rembulan.
Akhirnya, sang serigala pun jatuh tersungkur.
Lalu..
Dia pun berpikir.
Jangan-jangan sang rembulan akan kerepotan bila dirinya yang selalu dijahati datang mendekat..
Dengan penuh tekad, ia kembali berjalan tetapi kaki-kakinya sudah kelelahan.
Kakinya yang terluka di tengah jalan akibat dia bertubrukan dengan seseorang, yang lalu melemparinya dengan batu, terasa sakit.
Dari kedua belah mata sang serigala keluarlah linangan air mata.
Karena sang rembulan nun di atas sana tetap bersikap lembut seperti biasanya.
"Terima kasih," ucap sang serigala.
Di tengah kegelapan hari-hariku, hanya cahayamu sajalah yang selalu dan terus menerangi dan membimbing jalanku...
Tinggallah seekor serigala yang selalu sendirian.
Di siang hari, sang serigala selalu dihajati mereka yang membencinya.
Karena itu, sang serigala lebih menyukai malam yang gelap.
Karena sang rembulan yang muncul di malam hari itu lah satu-satunya yang bersikap lembut padanya.
Walaupun ingin bersama sang rembulan, sang serigala tak bisa mencapainya, sekuat apapun ia menggapaikan tangan.
Lalu, sang serigala pun memulai perjalanan yang panjang.
Hari berganti hari..
Setiap pagi menjelang, sang serigala pun pergi bersembunyi.
Saat malam tiba, sekuat tenaga dia berusaha mengejar sang rembulan.
Meskipun demikian, tetap saja dia tak mampu mendekati sang rembulan.
Akhirnya, sang serigala pun jatuh tersungkur.
Lalu..
Dia pun berpikir.
Jangan-jangan sang rembulan akan kerepotan bila dirinya yang selalu dijahati datang mendekat..
Dengan penuh tekad, ia kembali berjalan tetapi kaki-kakinya sudah kelelahan.
Kakinya yang terluka di tengah jalan akibat dia bertubrukan dengan seseorang, yang lalu melemparinya dengan batu, terasa sakit.
Dari kedua belah mata sang serigala keluarlah linangan air mata.
Karena sang rembulan nun di atas sana tetap bersikap lembut seperti biasanya.
"Terima kasih," ucap sang serigala.
Di tengah kegelapan hari-hariku, hanya cahayamu sajalah yang selalu dan terus menerangi dan membimbing jalanku...
September 16, 2010
I can't hate you
Kamu memang pernah menyakitiku dengan sangat. Membuatku terluka begitu dalam.
Aku pun terpuruk karenanya.
Dan aku kecewa serta marah. Aku tak pernah menyangka hal itu akan terjadi.
Kamu yang sangat aku cintai sepenuh hati. Tega menyakitiku.
Tapi semarah apa pun aku padamu, bagaimana pun aku kecewa, sedalam apa pun kamu melukaiku.
Aku tak pernah mampu membencimu. Tak sedikit pun.
Semua tertutupi dengan dalamnya cintaku padamu.
Aku pun terpuruk karenanya.
Dan aku kecewa serta marah. Aku tak pernah menyangka hal itu akan terjadi.
Kamu yang sangat aku cintai sepenuh hati. Tega menyakitiku.
Tapi semarah apa pun aku padamu, bagaimana pun aku kecewa, sedalam apa pun kamu melukaiku.
Aku tak pernah mampu membencimu. Tak sedikit pun.
Semua tertutupi dengan dalamnya cintaku padamu.
Langganan:
Postingan (Atom)